
Dalam manga dan anime Witch Hat Atelier, banyak yang penasaran tentang nasib orang tua Coco setelah insiden sihir di rumahnya. Berikut ini pembahasannya.
Peristiwa yang terjadi di awal cerita bukan sekadar ledakan sihir biasa. Coco secara tidak sengaja menggunakan sihir terlarang dari buku misterius, yang menyebabkan efek besar pada lingkungannya. Berdasarkan sumber manga, sihir tersebut tidak membunuh ibunya, tetapi mengubahnya menjadi batu atau kristal. Coco sendiri kemudian berusaha mencari cara untuk mengembalikan ibunya seperti semula
Dari informasi karakter, ibu Coco masih dianggap “hidup” dalam kondisi membatu, bukan meninggal. Ia hanya terkena efek sihir terlarang yang belum diketahui cara penyembuhannya. Hal ini juga menjadi motivasi utama Coco untuk belajar sihir sebagai murid penyihir agar bisa menyelamatkan ibunya.
Sementara itu, ayah Coco memang sudah meninggal jauh sebelum kejadian tersebut, sehingga tidak terlibat dalam insiden sihir di rumah mereka.

Diskusi di forum seperti Reddit juga memperjelas skala kejadian tersebut. Banyak pembaca menyimpulkan bahwa bukan hanya ibunya yang terkena efek, tetapi seluruh rumah Coco ikut tertutup atau berubah menjadi struktur seperti batu akibat sihir yang menyebar. Salah satu komentar menyebutkan bahwa “the entire house was engulfed in stone,” yang menunjukkan efek sihirnya sangat luas, bukan sekadar ledakan kecil.
Jadi, ibu Coco tidak mati, tetapi berubah menjadi batu dan masih bisa diselamatkan jika sihirnya berhasil dipatahkan, sedangkan ayahnya memang sudah meninggal sejak awal cerita. Insiden ini bukan ledakan yang mematikan, melainkan transformasi akibat sihir terlarang yang menjadi awal mula perjalanan Coco dimulai untuk menekuni sihir.***
