Siapa Orang yang Ditemui Kenjaku Saat Culling Game Berlangsung di Jujutsu Kaisen?

Jujutsu Kaisen Kenjaku
(Youtube: Ani-One Asia)

Dalam alur Culling Game di Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami, salah satu momen penting yang sering dibahas penggemar adalah ketika Kenjaku menemui sosok penting di luar arena pertempuran langsung. Orang yang ditemui oleh Kenjaku pada fase tersebut adalah perwakilan dari pemerintahan dunia, khususnya pejabat militer dari Amerika Serikat. Pertemuan ini terjadi secara rahasia di luar Jepang, dan menjadi langkah strategis Kenjaku untuk memperluas dampak Culling Game ke tingkat global.

Pertemuan Kenjaku dengan para penjabat
Pertemuan Kenjaku dengan para penjabat

Kenjaku menjelaskan kepada para pejabat tersebut tentang keberadaan energi kutukan, potensi pengguna jujutsu, serta bagaimana manusia yang memiliki energi kutukan dapat dijadikan sumber energi yang sangat besar. Ia mempresentasikan ide bahwa penyihir jujutsu bisa dimanfaatkan sebagai “bahan bakar” atau objek eksperimen militer, sehingga memancing minat pihak militer untuk ikut campur dalam konflik yang terjadi di Jepang. Tujuan utama Kenjaku bukanlah sekadar bekerja sama, melainkan menciptakan kekacauan skala besar dan mempercepat evolusi manusia melalui peningkatan energi kutukan yang dihasilkan dari rasa takut, konflik, dan kematian.

Setelah pertemuan tersebut, pasukan militer asing mulai memasuki wilayah Jepang dan mencoba menculik para penyihir jujutsu serta peserta Culling Game. Intervensi ini menyebabkan situasi menjadi semakin kacau dan berbahaya, karena bukan hanya para pemain yang saling bertarung, tetapi juga muncul ancaman eksternal yang tidak memahami sepenuhnya kekuatan kutukan. Hal ini sesuai dengan rencana Kenjaku untuk meningkatkan jumlah energi kutukan secara drastis, sekaligus menciptakan kondisi yang memungkinkan rencana besarnya menuju “evolusi umat manusia” berjalan lebih cepat.

Kenjaku sendiri adalah entitas penyihir kuno yang dapat berpindah tubuh dan saat itu mengambil alih tubuh Suguru Geto, sehingga membuat aksinya sulit dideteksi. Pertemuan dengan militer asing tersebut memperlihatkan bahwa ia bukan hanya ancaman dalam lingkup dunia jujutsu, tetapi juga ancaman global yang mampu memanipulasi sistem politik dan militer. Adegan ini menjadi salah satu bukti bahwa skala konflik dalam Culling Game meluas dari pertarungan individu menjadi konflik internasional yang melibatkan kekuatan besar dunia.***