
Awajima Hyakkei atau yang dikenal juga dengan nama Scenes from Awajima adalah anime yang didasaran pada manga yang ditulis dan dilustrasikan oleh Takako Shimura.
Anime ini diproduseri oleh Fuji TV, Magic Capsule, BS Fuji, Kadokawa, Rakuten.
Sedangkan produksinya dikerjakan oleh Madhouse dan tayang pertama kali pada 10 April 2026 dengan total 12 episode ditayangkan dengan masing-masing episode berdurasi 23 menit.
Anime ini mempunyai genre drama dengan tema performing arts dan school. Serta mempunyai rating PG-13 yang artinya dikhususkan untuk penonton berusia 13 tahun keatas.
Pemeran dari anime Scenes from Awajima diantaranya Natsumi Fujiwara sebagai Emi Okabe, Ai Kayano sebagai Ryouko Ueda, Risa Shimizu sebagai Eri Fujisawa, Asuna Tomari sebagai Shizuka Utagawa, kana Ichinose sebagai Sara Takanashi.
Ayumi Tsunematsu sebagai Katsurako Ibuki, Niina Kabayashi sebagai Wakana Tabata, You Taichi sebagai Kinue Takehara, Kyyou Yaoya sebagai Ibu Ruriko, dan Yumi Uchiyama sebagai Masako Yamamoto.
Anime Scenes from Awajima dapat disaksikan di Cacthplay+, Crunchyroll, dan Kanal Youtube Ani-One Asia.
Sinopsis Scenes from Awajima
Scenes from Awajima menceritakan sekelompok gadis muda yang semuanya bersekolah di sekolah musik khusus perempuan, dimana mengisahkan tahun-tahun pembentukan karakter yang mereka lalui bersama, terkadang pindah-pindah antara sudut pandang dan waktu karakter yang berbeda.
Sekolah Musik Awajima, yang dijuluki sebagai asrama, adalah tempat dimana para gadis muda dari seluruh Jepang berkumpul untuk dapat tampil di atas panggung. Tabata Wakana dia bercita-cita untuk menjadi bintang musikal, kepala asrama Takehara Kinue bersekolah untuk dapat mewujudkan keinginan sahabatnya Okabe Emi yang cantik adalah penerima beasiswa selalu menjadi pusat perhatian dan Ibuki Katsurako, yang menjadi guru di sekolah tersebut meskipun berasal dari keluarga aktris.
Lingkungan yang begitu unik, sekolah musik ini mmenjadi tempat peristirahatan bagi para gadis yang bercita-cita tinggi ini dan juga medan pertempuran keras yang mengadu domba para siswa muda. Ini merupakan tempat dimana ketekunan dapat menghasilkan bakat yang berkembang, tetapi juga terkadang mengarah pada kenyataan yang begitu kejam.***
