Cara Membuat Sakoteng Hangat untuk Buka Puasa yang Enak dan Mudah di Rumah

sakoteng
pinterest

Sakoteng adalah minuman tradisional khas Indonesia yang populer sebagai minuman penghangat tubuh. Minuman ini sangat cocok disajikan saat buka puasa karena memberikan rasa hangat, manis, dan menenangkan setelah seharian berpuasa. Sakoteng biasanya berisi jahe, gula, kacang, roti, dan bahan pelengkap lainnya yang memberikan tekstur dan rasa yang khas.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 100 gram kacang tanah, sangrai lalu kupas kulitnya
  • 2 lembar roti tawar, potong dadu kecil
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1 ruas jahe (sekitar 5 cm), memarkan
  • 100 gram gula merah, sisir halus
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 1 liter air
  • sejumput garam
  • pelengkap opsional: kolang-kaling, pacar cina, atau sagu mutiara yang sudah direbus

Cara membuat sakoteng:

  1. Rebus air bersama jahe dan serai hingga mendidih dan aroma harum keluar
  2. Masukkan gula merah dan gula pasir, aduk hingga larut sempurna
  3. Tambahkan sejumput garam untuk menyeimbangkan rasa manis
  4. Kecilkan api dan biarkan kuah jahe meresap selama 10–15 menit
  5. Siapkan mangkuk saji, masukkan potongan roti tawar dan kacang tanah sangrai
  6. Tambahkan bahan pelengkap seperti kolang-kaling atau sagu mutiara sesuai selera
  7. Tuangkan kuah jahe panas ke dalam mangkuk berisi isian
  8. Sajikan selagi hangat agar rasa jahe terasa maksimal dan menghangatkan tubuh

Sakoteng yang hangat dan manis ini sangat cocok menjadi menu buka puasa karena membantu mengembalikan energi sekaligus memberikan efek menenangkan bagi tubuh. Minuman ini juga mudah dibuat dengan bahan yang sederhana dan mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket.