
Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah wajib dalam Islam yang harus diawali dengan niat puasa Ramadhan sebelum terbit fajar. Niat puasa bukan sekadar lafalan, tetapi juga penegasan dalam hati bahwa seseorang akan menunaikan kewajiban ibadah puasa karena Allah SWT, yang menjadi syarat sahnya puasa tersebut.
Bacaan Niat Puasa Ramadhan
Berikut beberapa versi niat puasa Ramadhan yang sering digunakan oleh umat Muslim lengkap dengan teks Arab, tulisan Latin, dan terjemahannya:
- Niat Puasa Ramadhan Harian
- Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى - Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā.
- Arti: “Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.”
- Arab:
- Niat Puasa Ramadhan Singkat
- Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ رَمَضَانَ
- Latin: Nawaitu shauma Ramadhāna.
- Arti: “Aku berniat puasa bulan Ramadhan.”
- Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh (Menurut Mazhab Maliki)
- Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ كُلِّهِ لِلَّهِ تَعَالَى
- Latin: Nawaitu shauma syahri Ramadhāna kullihi lillāhi ta‘ālā.
- Arti: “Aku berniat berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.”
Kapan Membaca Niat Puasa?
- Niat puasa Ramadhan sebaiknya dibaca pada malam hari sebelum terbit fajar (sebelum waktu Subuh), karena niat harus dilakukan sebelum waktu berpuasa dimulai.
