
Cara umum yang paling sering digunakan untuk meminta izin dalam bahasa Jepang adalah dengan menggunakan pola [kata kerja bentuk te] + もいいですか yang berarti “bolehkah saya…?” atau “apakah saya boleh…?”
Contoh-contoh Cara Meminta Izin dalam Bahasa Jepang
- 食べてもいいですか?
Tabete mo ii desu ka?
Bolehkah saya makan? - 飲んでもいいですか?
Nonde mo ii desu ka?
Bolehkah saya minum? - 座ってもいいですか?
Suwatte mo ii desu ka?
Bolehkah saya duduk? - 入ってもいいですか?
Haitte mo ii desu ka?
Bolehkah saya masuk? - これを使ってもいいですか?
Kore o tsukatte mo ii desu ka?
Bolehkah saya menggunakan ini? - 写真を撮ってもいいですか?
Shashin o totte mo ii desu ka?
Bolehkah saya mengambil foto? - 聞いてもいいですか?
Kiite mo ii desu ka?
Bolehkah saya bertanya? - ちょっと待ってもいいですか?
Chotto matte mo ii desu ka?
Bolehkah saya menunggu sebentar?
Penjelasan Singkat Pola Permintaan Izin
- Kata kerja diubah ke bentuk て (te-form) kemudian ditambahkan もいいですか untuk menanyakan apakah tindakan itu diperbolehkan atau tidak.
- Contoh: 行く (iku – pergi) → 行って (itte) + もいいですか → 行ってもいいですか? (Bolehkah saya pergi?)
- Untuk permintaan yang lebih sopan atau formal, versi lain seperti 〜てもよろしいですか juga bisa digunakan dalam situasi resmi.***
