
Dalam bahasa Jepang, kore (これ), sore (それ), dan are (あれ) adalah kata tunjuk dasar yang digunakan untuk merujuk pada benda atau hal tertentu berdasarkan jaraknya dari pembicara dan lawan bicara. Ketiga kata ini termasuk dalam demonstrative pronouns dan sering muncul dalam percakapan sehari-hari maupun materi pembelajaran dasar seperti JLPT N5.
Kore berarti “ini” dan digunakan untuk menyebut sesuatu yang dekat dengan pembicara. Sore berarti “itu” yang digunakan ketika benda atau objek yang dimaksud lebih dekat dengan lawan bicara daripada dengan pembicara.
Untuk are berarti “itu di sana” yang digunakan ketika objek tersebut jauh dari kedua pihak—baik pembicara maupun lawan bicara. Ketiga kata ini dijadikan topik kalimat dengan partikel wa dan sering diikuti oleh kata kerja atau kata lain untuk membentuk kalimat lengkap.
Pola dasar kalimat menggunakan kore, sore, dan are adalah: {kore/sore/are} + wa + [kata yang ditunjuk] + desu untuk menyatakan “ini/itu adalah …”.
Contoh kalimat dengan kore seperti これは本です (kore wa hon desu), yang berarti “Ini adalah buku”.
Contoh dengan sore seperti それは鞄です (sore wa kaban desu), yang berarti “Itu adalah tas” ketika tas tersebut berada dekat dengan lawan bicara.
Dan contoh dengan are seperti あれは車です (are wa kuruma desu), artinya “Itu (di sana) adalah mobil” ketika benda jauh dari kedua orang yang berbicara.
Kalimat tanya juga bisa dibuat dengan format kore/sore/are + wa + nan desu ka? Ketika pembicara ingin menanyakan nama atau identitas suatu benda, misalnya これは何ですか? (kore wa nan desu ka?) yang berarti “Ini apa?”, atau それは何ですか? (sore wa nan desu ka?) yang berarti “Itu apa (yang dekat denganmu)?”. Untuk benda yang jauh dari kedua orang, pertanyaannya menjadi あれは何ですか? (are wa nan desu ka?) yang berarti “Itu (di sana) apa?”.
Dengan mempelajari contoh-contoh kalimat ini, kemampuan kamu dalam memahami dan menggunakan kata tunjuk dalam bahasa Jepang akan semakin kuat dan natural.***
