
Kata konjungsi dalam bahasa Jepang disebut 接続詞 (setsuzokushi) dan berfungsi menghubungkan frasa atau kalimat untuk menunjukkan hubungan seperti sebab-akibat, pilihan, pertentangan, dan urutan, sama seperti konjungsi dalam bahasa Indonesia, misalnya “dan”, “tetapi”, dan “karena”, namun penggunaan konjungsi Jepang memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda
Sesuai dengan struktur gramatikal bahasa tersebut serta dapat berupa partikel atau kata sambung yang berdiri sendiri dalam kalimat; pemahaman konjungsi ini penting untuk membuat kalimat yang koheren dan natural dalam percakapan maupun tulisan.
Berikut ini beberapa contoh kata konjungsi dalam bahasa Jepang beserta contoh kalimatnya:
と (to) – dan
日本語を勉強すると、日本のアニメがもっと理解できる。
nihongo o benkyou suru to, nihon no anime ga motto rikai dekiru
Jika kamu belajar bahasa Jepang, kamu akan lebih memahami anime Jepang.
または (mata wa) – atau
今日または明日、図書館へ行きます。
kyou mata wa ashita, toshokan e ikimasu
Hari ini atau besok, saya akan pergi ke perpustakaan.
なので (nanode) – karena
今日は雨なので、家にいます。
kyou wa ame nanode, ie ni imasu
Karena hari ini hujan, saya di rumah.
しかし (shikashi) – tetapi
この本は難しい。しかし、とても面白い。
kono hon wa muzukashii. shikashi, totemo omoshiroi
Buku ini sulit. Namun sangat menarik.
けど (kedo) – tetapi (lebih santai)
北海道は寒いけど、美しいです。
hokkaidou wa samui kedo, utsukushii desu
Hokkaido dingin, tetapi indah.
つまり (tsumari) – artinya
つまり、そういうことです。
tsumari, sou iu koto desu
Artinya seperti itu.
Demikian beberapa penjelasan kalimat Kojungsi dalam bahasa jepang semoga membantu.***
